JITU128 SEHAT · TUBUH & KEBIASAAN

Cerita Nabila: belajar berhenti judi online

Kisah orang pertama Nabila, 26 tahun, tentang mengambil langkah untuk berhenti judi online dan memperbaiki keseharian.

Ilustrasi karakter dalam cerita perjalanan pulih

Cerita orang pertama · Nabila, 26 tahun · pegawai toko roti di Malang

“Saya belajar bahwa malam yang tenang lebih berharga daripada janji menang cepat.”

Pekerjaan di toko roti membuat saya harus datang sebelum matahari terbit. Saya suka aroma roti yang baru keluar dari oven, tetapi beberapa bulan terakhir saya jarang menikmatinya. Kepala saya sering berat karena malam sebelumnya dihabiskan menatap layar, menunggu hasil permainan.

Saya mulai berjudi saat merasa uang lembur tidak cukup untuk rencana membeli laptop. Sekali menang membuat saya yakin uang laptop bisa terkumpul lebih cepat. Sesudah itu, kekalahan menjadi alasan untuk bermain lagi. Jam tidur berubah, dan saya berkali-kali lupa mencatat pesanan pelanggan.

Suatu pagi saya salah menuliskan jumlah roti pesanan katering. Atasan tidak memarahi saya, tetapi meminta saya pulang dan beristirahat karena terlihat tidak sehat. Di perjalanan, saya menangis bukan karena satu kesalahan. Saya takut kehilangan pekerjaan yang saya sukai.

Saya akhirnya bercerita kepada kakak. Saya memperlihatkan catatan transaksi dan mengakui bahwa sebagian tabungan sudah habis. Kami tidak langsung membahas semua tagihan malam itu. Kakak hanya menemani saya menutup notifikasi dan menyiapkan makan malam.

Hari pertama mencoba berhenti, saya tetap ingin membuka situs ketika mendengar bunyi pesan masuk. Saya mulai mengganti kegiatan sepulang kerja: mandi, makan, berjalan keliling lapangan, lalu tidur pada jam yang relatif sama. Saya memasang pengingat tanpa layar sebelum tidur.

Ada beberapa malam ketika pola baru terasa membosankan. Saya sempat ingin menguji diri dengan melihat promosi, tetapi kemudian menghubungi kakak. Saya sadar menahan dorongan sendirian bukan satu-satunya cara. Kalau keadaan memburuk, saya bersedia meminta dukungan tenaga kesehatan.

Sekarang saya kembali menikmati waktu pagi di toko. Laptop impian saya belum terbeli, tetapi kesehatan dan pekerjaan saya mulai pulih. Saya belajar bahwa perubahan sering dimulai dari rutinitas kecil yang tidak terlihat istimewa.

Cerita pada halaman ini merupakan karya naratif untuk edukasi. Tokoh dan peristiwanya bukan kesaksian seseorang yang telah diverifikasi.

Langkah yang bisa dipelajari

Cerita ini menggambarkan pentingnya menyadari dampak, mengurangi pemicu, memprioritaskan kebutuhan keluarga, dan mencari dukungan. Proses setiap orang berbeda dan tidak ada jaminan perubahan terjadi seketika.